Dari Motor hingga Laptop: Kisah Inspiratif Pak Sayuti bersama CUPS
Tidak banyak orang yang mampu menjaga konsistensi dalam mengelola keuangan. Namun, Pak Sayuti, seorang petugas PPSU yang sudah tujuh tahun mengabdi di wilayah Kebayoran Baru, berhasil menunjukkannya.
Sejak 11 November 2022, Pak Sayuti resmi bergabung dengan Credit Union Pelita Sejahtera (CUPS). Keputusan itu diambil setelah istrinya, Bu Evi Maria, lebih dulu menjadi anggota dan merasakan manfaat nyata. Dari situlah langkah perubahan dimulai, bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk keluarganya.
Dengan penghasilan sekitar Rp5,3 juta per bulan ditambah dukungan istri yang aktif di PKK dengan uang operasional Rp500 ribu, keluarga ini mulai membiasakan diri menabung. Bahkan, kedua anak mereka yang sudah bekerja pun mengikuti jejak orang tua menjadi anggota CUPS. Kebiasaan baik ini menjadi pondasi kuat ketika kebutuhan besar datang.
Laptop untuk Sang Putri
Ketika kebutuhan laptop muncul, yang pertama terlintas di pikiran Pak Sayuti bukanlah pinjaman online, rentenir, atau lembaga lain. Yang terpikir hanyalah CUPS, tempat ia sudah beberapa kali memperoleh pinjaman, termasuk untuk pembelian motor, dengan catatan pembayaran yang selalu lancar.
Kali ini, pinjaman sebesar Rp11,7 juta diajukan untuk membeli laptop. Bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk sang putri yang sudah bekerja. Sebuah wujud kasih sayang orang tua agar anaknya bisa semakin produktif di dunia kerja.
Proses Mudah, Hasil Membahagiakan
Karena rajin menabung, proses pengajuan pinjaman menjadi sangat mudah. Bahkan, Pak Sayuti mengaku tak menyangka bahwa dalam waktu hanya dua hari, laptop sudah diantar langsung ke rumah.
Kebahagiaan pun tak terbendung. Senyum merekah dari wajah Pak Sayuti dan anaknya. Sang istri, Bu Evi, bahkan mengungkapkan rasa haru dan syukurnya, menyadari betapa besar manfaat CUPS dalam mendukung keluarga mereka.
Pelajaran dari Pak Sayuti
Kisah ini memberi pesan sederhana tetapi kuat: rajin menabung, disiplin mengelola pinjaman, dan memanfaatkan lembaga keuangan yang sehat akan membuka jalan menuju kesejahteraan.
Hari ini, laptop mungkin hanya sebuah benda. Tetapi sesungguhnya, di balik cicilan yang dibayarkan, Pak Sayuti sedang membangun masa depan yang lebih cerah untuk dirinya, keluarganya, dan generasi berikutnya.



